Pengertian, Fungsi, dan Manfaat Menulis Menurut Para Ahli

   Pada kesempatan kali ini, kami akan akan menguraikan beberapa pengertian, fungsi, dan manfaat menulis menurut para ahli, diantaranya sebagai berikut:

 Hakikat Menulis
1.    Pengertian Menulis
Menulis merupakan suatu kegiatan atau aktivitas seorang penulis untuk menyampaikan suatu gagasan secara tidak langsung kepada orang lain/pendengar dengan menggunakan lambang grafis yang dapat dipahami oleh pembaca, sebagaimana dikemukakan Tarigan (1986: 21) “Menulis adalah merumuskan atau melukiskan lambang-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh seseorang, sehingga orang lain dapat membaca lambang-lambang grafik.
Lambang-lambang yang digunakan dalam menulis pada hakikatnya adalah alat yang mewakili pikiran menulis. Karena itu dapat dikatakan bahwa menulis adalah proses mengungkapkan pikiran.
Berdasarkan uraian di atas dapat di simpulkan bahwa menulis adalah mengungkapkan gagasan, pikiran, perasaan dengan menggunakan lambang- lambang grafik.
2.    Tujuan Menulis
Menulis adalah menyampaikan pikiran berupa sebuah tulisan. Tarigan (2008: 24) mengemukakan bahwa setiap jenis tulisan mengandung beberapa tujuan, tetapi tujuan itu sangat beraneka ragam, bagi penulis yang belum berpengalaman ada baiknya memperhatikan kategori sebagai berikut :
a.    Memberitahukan atau mengajar
b.    Menyakinkan atau mendesak
c.    Menghibur atau menyenangkan
d.    Mengutarakan, mengekspresikan perasaan dan emosi yang berapi-api
Hugo Hartig dalam Tarigan (2008: 25) merangkum tujuan menulis sebagai berikut :
a.    Assignment purpose (tujuan penugasan)
Tujuan penugasan ini sebenarnya tidak memiliki tujuan sama sekali.
Penulis menulis sesuatu karena ditugaskan, bukan atas dasar kemauan sendiri.
b.    Altruistik purpose (tujuan altruistik)
Penulis bertujuan untuk menyenangkan para pembaca, menghindarkan kedukaan para pembaca, ingin menolong para pembaca memahami, menghargai perasaan dan penalarannya, ingin membuat hidup para pembaca lebih mudah dan lebih menyenangkan dengan karyanya itu. 
c.    Persuasive purpose (tujuan persuasif)
Tulisan yang bertujuan meyakinkan para pembaca akan kebenaran gagasan yang diutarakan.
d.    Informational purpose (tujuan informasional, tujuan penerangan)
Tulisan yang bertujuan memberikan informasi atau keterangan kepada  pembaca.
e.    Self-expressive purpose (tujuan pernyataan diri)
Tulisan yang bertujuan memperkenalkan atau menyatakan diri pengarang kepada pembaca.
f.    Creative purpose (tujuan kreatif)
Tujuan ini erat berhubungan dengan tujuan pernyataan diri. Tetapi “keinginan kreatif” di sini melebihi pernyataan diri, dan melibatkan dirinya dengan keinginan mencapai nora artistik, atau seni yang ideal, seni idaman. 
g.    Problem-solving purpose (tujuan pemecahan masalah)
Tujuan menulis yakni penulis ingin menyampaikan amanat, pesan atau sekedar memberikan informasi saja tentang sesuatu. Dalam hal ini, ada kalanya penulis menyampaikan sesuatu gagasan dan mengembangkan melalui seluruh tulisannya.

3.    Fungsi Menulis
Tarigan (2008: 22) mengemukakan “Pada prinsipnya fungsi utama dari suatu tulisan adalah sebagai alat komunikasi yang tidak langsung.”. Menulis sangat penting bagi pendidikan karena memudahkan para pelajar berfikir, juga dapat membantu kita berfikir secara aktif dan kritis. Juga dapat memudahkan kita merasakan dan menikmati hubungan-hubungan, memperdalam daya tangkap atau persepsi kita, memecahkan permasalahan yang kita hadapi, menyusun urutan bagi pengalaman.
Tulisan dapat membantu kita menjelaskan pikiran-pikiran kita, tidak jarang kita menemui apa yang sebenarnya kita pikirkan dan rasakan mengenai orang-orang, gagasan-gagasan, masalah-masalah dan kejadian-kejadian hanya dalam proses menulis yang aktual.

Menurut Erdina, dkk (2005: 5) fungsi menulis berdasarkan kegunaannya adalah sebagai berikut :
a.    Melukiskan yaitu penulis berusaha membuat suatu karangan dengan  menggambarkan atau mendeskripsikan tentang suatu hal, sehingga pembaca  mempunyai gambaran yang jelas tentang hal tersebut.
b.    Memberi petunjuk yaitu penulis berusaha memberi petunjuk tentang cara-cara, aturan-aturan untuk melaksanakan sesuatu, sehingga pembaca akan bekerja sesuai dengan petunjuk tersebut. Fungsi demikian terdapat dalam buku-buku pedoman, resep dan sebagainya.
c.    Memberitahukan yaitu dalam karangan penulis memberikan perintah, permintaan, anjuran, nasihat, agar pembaca menjalankannya, atau larangan agar pembaca tidak menjalankan perintahnya. Biasanya tulisan demikian disertai alasannya mengapa hal itu boleh atau tidak boleh dilakukan.
d.    Mengingat yaitu penulis mencatat peristiwa, keadaan, keterangan dan lain-lain, dengan maksud agar hal tersebut terlupakan mungkin oleh penulis sendiri, mungkin pula oleh orang lain. Fungsi demikian terdapat pada buku harian, memori, piagam dan lain-lain.
e.    Berkoresponden yaitu penulis melaksanakan surat menyurat dengan orang lain. Ia memberitahu, menanyakan, meminta atau memerintah sesuatu kepada orang yang dituju.

Berdasarkan pendapat-pendapat di atas, penulis dapat menyimpulkan, bahwa menulis banyak sekali fungsinya yang bermanfaat bagi kita pembaca. Fungsi menulis dalam pembelajaran yang penulis lakukan adalah melatih siswa menulis karangan sederhana berdasarkan kesesuaian isi dengan topik, kesistematisan isi, pilihan kata, keefektifan kalimat, penggunaan EYD (huruf kapital, tanda titik dan tanda koma).
Siswa dituntut untuk menyesuaikan tulisan karangannyas sesuai dengan topik yang jelas, isi yang istematis serta pilihan kata yang sesuai kalimatnya efektif dan mudah dipahami.
4.    Manfaat menulis
    Dalam sebuah makalahnya, Yus Rusyana mengungkapkan manfaat menulis sebagi berikut:
a.    Mencatat sesuatu agar tidak mudah dilupakan
     Kegiatan seperti ini yang paling umum dilakukam adalah membuat catatan pada agenda harian, misalnya tentang acara kegiatan atau tentang garis besar suatu pembicaraan. Membuat catatan seperti ini berguna mengatasi kemungkinan lupa atau kelupaan dan dapat dijadikan dokumentasi yang dapat kita buka pada saat diperlukan.
b.    Mencatat pikiran-pikiran
Masalah-masalah yang ditemukan dalam kehidupan ini akan cepat teratasi apabila kita mengetahui jelas pokok permasalahan yang dihadapi. Salah satu cara untuk menghadapi yaitu dengan mencatat masalahnya dan hal-hal yang diperlukan untuk memecahkan masalah tersebut.
Seorang ulama terkenal yaitu Imam Syafi’i mengatakan bahwa mencatat adalah alat untuk mengikat ilmu atau bacaan. Sekiranya catatan tidak ada lalu kita lupa maka ilmu itu lenyaplah dari diri kita.


c.    Mencatat renungan-renungan
Dalam kehidupan, sering kita memaknai sesuatu dengan cara merenung. Dengan merenung kita menyadari bahwa hidup ini bukanlah kesia-siaan. Renungan itu jangan dibiarkan hilang dan dilupakan, karena itu tulislah sebuah renungan yang terlintas dalam benak kita.
d.     Mencatat gagasan-gagasan
Pada waktu menemukan sebuah gagasan, catatlah gagasan tersebut untuk kita pikirkan lebih lanjut dan kita laksanakan. Gagasan yang dibiarkan terlupakan tidak akan membuahkan sesuatu sehingga kita kekeringan gagasan.
Selain manfaat menulis yang dikemukakan oleh Yus Rusyana, Sabarti Akhidaiyat (1996: 1-20) mengemukakan beberapa manfaat penulisan sebagai berikut:
1)    Dengan kegiatan menulis, kita dapat lebih mengenali kemampuan dan potensi diri kita.
2)    Dengan kegiatan menulis, kita dapat mengembangkan beberapa gagasan.
3)    Dengan kegiatan menulis, kita dapat lebih banyak menyerap serta menguasai informasi sehubungan dengan topik yang kita tulis.
4)    Dengan kegiatan menulis, kita dapat memecahkan permasalahan yaitu dengan menganalisanya secara tersurat dalam konteks yang konkrit.

Demikian sajian materi yang dapat kami sampaikan mengenai pengertian, fungsi, dan manfaat menulis, semoga dapat bermanfaat bagi anda semua, sekian dan terimakasih.

0 Responses to “Pengertian, Fungsi, dan Manfaat Menulis Menurut Para Ahli”

Post a Comment