Tips Cara Menurunkan Kadar Trigliserida


Apa sesungguhnya trigliserida?
Langkah pertama menurunkan kadar trigliserida darah adalah dengan mengatur makan. Pola makan yang dianjurkan adalah rendah kalori dan lemak (termasuk rendah kolesterol). Untuk praktisnya yaitu mengurangi makanan yang berlemak atau berminyak misalnya daging yang bergajih, makanan yang digoreng (krupuk, gorengan, dll), mentega, santan. Jika asupan karbohidrat tinggi, sebaiknya dikurangi jumlahnya. Cara yang paling mudah mengurangi asupan karbohidrat yaitu dengan meningkatkan asupan serat (sayur). Sensasi kenyang harus didapatkan pada saat makan, dan sensasi yang dirasakan adalah sama jika dibandingkan setelah mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat saja atau karbohidrat dan sayur.Yang termasuk dalam bahan makanan sumber karbohidrat selain nasi adalah mi, bihun, roti, ubi, singkong, kentang dan oatmeal. Jadi meskipun Jamet tidak mengonsumsi nasi, tetapi menggantinya dengan oatmeal, tetap Anda mendapat asupan karbohidrat. Asupan karbohidrat tetap diperlukan oleh tubuh sebagai sumber kalori, selain itu di dalam bahan makanan sumber karbohidrat juga terdapat serat, protein, vitamin dan mineral.



Trigliserida adalah lemak. Semua lemak yang kita makan ialah trigliserida. Mereka lalu ditranspor melalui aliran darah untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi tubuh. 
Bahan yang satu ini belakangan ramai dibicarakan. Konon, sebagaimana kelebihan kolesterol, yang sejak lama telah diproklamirkan sebagai musuh manusia, warning terhadap trigliserida pun mulai meluncur dari kalangan medis. Sekalipun masih berkelebat banyak kontroversi yang menyangkut bahan ini, makin hari makin terkuak dampak buruknya terhadap kesehatan. 

Asam lemak yang membentuk trigliserida dimanfaatkan sebagai sumber energi yang diperlukan oleh otot-otot tubuh untuk bekerja atau disimpan sebagai cadangan energi dalam bentuk lemak. Mirip dengan yang terjadi dengan kelebihan kolesterol atau gula darah, kadar trigliserida yang berlebihan dalam darah dapat melahirkan berbagai problem kesehatan.


Pengukuran kadar trigliserida mesti dikerjakan setelah puasa selama 12-14 jam. Di Amerika Serikat patokan nilai yang digunakan adalah berdasarkan rekomendasi yang berasal dari National Cholesterol Education Program, sebagaimana tersebut di bawah ini:
- Acceptable (dapat diterima) kurang dari 200
- Borderline high (perbatasan tinggi) 200-400 
- Tinggi 400-1000
- Sangat tinggi lebih tinggi dari 1000

Namun demikian, banyak ahli yang sepakat bahwa patokan ideal mesti berada di bawah 150, bukan 200, sebagaimana tabel di atas. Standar ini sangat esensial, khususnya bagi mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit jantung (termasuk penderita kencing manis). 


Adalah sangat wajar, jika banyak betul orang masih bingung tentang bahan yang satu ini, khususnya efek buruknya terhadap kesehatan. Di samping isu yang menyangkut masalah ini boleh dikata baru saja mencuat, bukti klinis mendapatkan ia tidak memiliki kaitan langsung dengan penyakit jantung koroner, sebagaimana ketika kadar kolesterol LDL (low density lipoprotein alias lemak jahat) melampaui batas normal. 
Pasalnya, ketika partikel kolesterol LDL berada dalam jumlah yang berlebihan, mereka dapat menumpuk di sepanjang dinding pembuluh darah dan menyebabkan timbulnya aterosklerosis, yang membuat diameter pembuluh darah menyempit dan karenanya terganggulah aliran darah. Muaranya pada munculnya penyakit jantung koroner. 

Sebaliknya, HDL (high density lipoprotein) yang dikenal dengan kolesterol baik, memiliki kemampuan untuk membersihkan tumpukan lemak yang menempel pada dinding pembuluh darah. Oleh karenanya, kadarnya yang tinggi memiliki efek proteksi bagi jantung. 
Trigliserida ditranspor menuju sel oleh dua partikel utama, yaitu VLDL (very low density lipoprotein) yang dibentuk di hati dan kilomikron yang dibuat di usus dari lemak yang baru saja diserap. 

***
Sebagaimana LDL, partikel VLDL dapat menumpuk pada dinding pembuluh darah arteri. Tidak demikian halnya dengan kilomikron yang karena berukuran besar tidak sanggup menembus dinding pembuluh darah (dengan perkecualian kilomikron berukuran mini, yang biasa disebut kilomikron remnant). Pada orang sehat, kilomikron tidak bisa dideteksi dalam darah setelah puasa. Namun demikian, ketika kadar trigliserida lebih tinggi daripada 300 mg/dl ia dapat ditemukan di dalam darah. 


Sebagaimana LDL, partikel VLDL dapat menumpuk pada dinding pembuluh darah arteri. Tidak demikian halnya dengan kilomikron yang karena berukuran besar tidak sanggup menembus dinding pembuluh darah (dengan perkecualian kilomikron berukuran mini, yang biasa disebut kilomikron remnant). Pada orang sehat, kilomikron tidak bisa dideteksi dalam darah setelah puasa. Namun demikian, ketika kadar trigliserida lebih tinggi daripada 300 mg/dl ia dapat ditemukan di dalam darah. 


Ketika kadar trigliserida menjadi terlalu tinggi, darah seseorang dapat menyerupai susu, karena kehadiran kilomikron. Kadar trigliserida yang lebih tinggi daripada 1.000 dapat meninggikan risiko pankreatitis, suatu radang pankreas yang tidak hanya menimbulkan nyeri yang amat sangat, lebih gawat lagi dapat mengancam nyawa, dan memerlukan tindakan segera. 

Sementara ketika kadarnya di antara 400-500 kita berada pada situasi yang sangat unpredictable (tak bisa diduga), sebab level ini dalam waktu yang sangat cepat dapat meroket melebihi angka 1.000 mg/dl. Oleh karena alasan inilah, perhatian utama para ahli lebih terpusat pada kisaran angka 200 hingga 400 sampai 500 mg/dl. 

Naiknya trigliserida darah memiliki kaitan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung koroner, khususnya pada mereka yang juga menderita problem kesehatan lain seperti kencing manis. Kadar HDL yang rendah sering muncul bersamaan dengan kenaikan trigliserida. Suatu kombinasi yang menaikkan risiko penyakit jantung koroner. Kombinasi ini juga merupakan bagian sindrom X. Sindrom X yang sedang banyak dibicarakan, merupakan problem kesehatan serius yang menyerang seperempat dari populasi usia pertengahan di Amerika Serikat. 
Sindrom ini terdiri dari kumpulan gejala-gajala: tingginya kadar trigliserida, rendahnya level kolesterol HDL, tekanan darah tinggi, dan mencuatnya kadar gula darah.


Sekalipun tingginya kadar trigliserida berkait dengan faktor genetik, pola hidup memiliki andil yang sangat besar. Makan berlebihan dan tidak aktif melakukan aktivitas fisik (berolahraga), suatu kombinasi yang dapat melahirkan kegemukan akan memicu melonjaknya kadar trigliserida. 


Pada sebagian kasus, tingginya level trigliserida dapat diakibatkan oleh penyakit atau obat-obat tertentu, yaitu: kencing manis, kehamilan, hipotiroidisme (rendahnya kadar hormon tiroksin), gagal ginjal menahun, pankreatitis (radang pancreas), bulimia, cushings syndrome, hipopituitarisme, gamopati monoklonal, glycogen storage disease, lipodistrofia, systemic lupus erythematosus, acute intermittent porphyria, penggunaan obat beta blocker dan diuretic, pemakaian estrogen (sebagai pil KB atau terapi hormon pengganti), pemakaian glukokortikoid, penggunaan isotretinoin, pemakaian tamoxifen, pemakaian protease inhibitor.

***
Upaya yang simultan mesti dikerjakan untuk menurunkan kadar trigliserida. Tentu saja, jika lonjakannya dalam darah berkait dengan salah satu penyakit atau pemakaian obat di atas, solusi yang jitu mesti diarahkan untuk mengatasi problem itu. Modifikasi pola hidup amat esensial untuk dicoba: kontrol berat badan, membatasi konsumsi alkohol (pada sebagian pasien), meningkatkan intake lemak tak jenuh plus membatasi konsumsi lemak jenuh, mengonsumsi lebih banyak karbohidrat komplek daripada jenis yang sederhana, diit rendah kolesterol, olahraga yang teratur, hentikan rokok.

Bagi mereka yang kegemukan, penurunan berat badan biasanya efektif dalam menurunkan kadar trigliserida. Riset terakhir dari Lynne dan Scott menunjukkan bahwa diet tinggi asam lemak tidak jenuh, protein yang cukup tinggi, dan rendah gula sederhana mampu mengurangi kelebihan trigliserida. 

Sekalipun tingginya kadar trigliserida berkait dengan faktor genetik, pola hidup memiliki andil yang sangat besar. Makan berlebihan dan tidak aktif melakukan aktivitas fisik (berolahraga), suatu kombinasi yang dapat melahirkan kegemukan akan memicu melonjaknya kadar trigliserida. 


Pada sebagian kasus, tingginya level trigliserida dapat diakibatkan oleh penyakit atau obat-obat tertentu, yaitu: kencing manis, kehamilan, hipotiroidisme (rendahnya kadar hormon tiroksin), gagal ginjal menahun, pankreatitis (radang pancreas), bulimia, cushings syndrome, hipopituitarisme, gamopati monoklonal, glycogen storage disease, lipodistrofia, systemic lupus erythematosus, acute intermittent porphyria, penggunaan obat beta blocker dan diuretic, pemakaian estrogen (sebagai pil KB atau terapi hormon pengganti), pemakaian glukokortikoid, penggunaan isotretinoin, pemakaian tamoxifen, pemakaian protease inhibitor.

***
Upaya yang simultan mesti dikerjakan untuk menurunkan kadar trigliserida. Tentu saja, jika lonjakannya dalam darah berkait dengan salah satu penyakit atau pemakaian obat di atas, solusi yang jitu mesti diarahkan untuk mengatasi problem itu. Modifikasi pola hidup amat esensial untuk dicoba: kontrol berat badan, membatasi konsumsi alkohol (pada sebagian pasien), meningkatkan intake lemak tak jenuh plus membatasi konsumsi lemak jenuh, mengonsumsi lebih banyak karbohidrat komplek daripada jenis yang sederhana, diit rendah kolesterol, olahraga yang teratur, hentikan rokok.

Bagi mereka yang kegemukan, penurunan berat badan biasanya efektif dalam menurunkan kadar trigliserida. Riset terakhir dari Lynne dan Scott menunjukkan bahwa diet tinggi asam lemak tidak jenuh, protein yang cukup tinggi, dan rendah gula sederhana mampu mengurangi kelebihan trigliserida. 

Sebagian penderita mungkin membutuhkan bantuan obat-obatan. Sekali lagi obat bukanlah substitusi perubahan pola hidup. Artinya pemakaian obat mesti selalu dibarengi dengan cara hidup sehat sebagaimana disebutkan di atas. Golongan obat yang banyak digunakan ialah niacin, fibrat, dan statin. Namun, ia hanya dapat digunakan di bawah supervisi dari seorang dokter.

ditulis oleh : Injil Abu Bakar Seorang dokter, bekerja di Marthas Vineyard Hospital, Boston, AS, diambil dari harian kompas.com



Trigliserida bukan kolesterol melainkan salah satu jenis lemak yang terdapat dalam darah yang dikemas dalam bentuk partikel lipoprotein. Makan makanan yang mengandung lemak akan meningkatkan kadar trigliserida dalam darah dan cenderung meningkatkan kadar kolesterol. lemak yang berasal dari nabati memang tidak mengandung kolesterol namun mengandung trigliserida yang tinggi contohnya durian, kelapa . Sejumlah faktor dapat mempengaruhi tingginya trigliserida dalam darah seperti kegemukan, makanan berlemak jenuh tinggi, makanan yang tinggi glukosa / karbohidrat serta minuman alkohol. Pada beberapa kasus ditemukan adanya hubunagn faktor genetik dan trigliserida yang tinggi

untuk menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida harus dibarengi dengan perubahan pola makan / memilah- milah jenis makanan . 

Untuk memperbaiki kadar trigliserida omega 3 dan serat memiliki peranan yang cukup penting. Oleh karena itu konsumsi suplemen jely gamat, spirulina dan vitaluxor dianjurkan bagi mereka yang memiliki masalah seperti yg bapak tanyakan. 

Kalung bio Fir dapat digunakan untuk menunjang kesehatan. 

sekedar info berikut ini adalah ambang batas trigliserida dalam darah sbb : 

Kadar yang diingini : maksimal 150 mg / dl 
kadar ambang batas tinggi : antara 151 - 250 mg /dl 
Kadar trigliserida tinggi : 251 - 400 mg / dl 
Kadar trigliserida amat tinggi : 401 mg / dl atau lebih

Dari berbagai artikel di bawah, beberapa tips/cara menurunkan darah tinggi, kolesterol, atau trigliserida adalah:
Pantangan:
- Garam
- Kopi
- Minuman beralkohol
- Kurangi lemak, daging kambing, sapi, ayam, udang, dan cumi
- Durian
- Ikan asin dan telur asin
- Kurangi gula atau makanan yang mengandung gula.
Anjuran :
- Berdoa kepada Allah
- Hindari stress dan tingkatkan keyakinan untuk sembuh
- Jangan marah. Jangan marah. Jangan marah. Mayoritas orang yang stroke itu pemarah. Saat marah, rupanya pembuluh darah jadi menyempit.
- Makan kurma/sari kurma atau pisang 5 menit sebelum makan agar timbul rasa kenyang.
- Perbanyak sayur dan buah, kurangi nasi dan daging. Jika perlu, ganti nasi dengan ouatmeal.
- Konsumsi madu, minyak habbatus saudah, dan minyak zaitun
- Konsumsi juice buah antara lain : Alpukat, pisang, kurma, Mengkudu, mentimun, jeruk, cincau, belimbing manis juga seledri dan bawang putih. Sehari  bisa 2 sampai 3 gelas. Juice buah jangan dicampur dengan sayuran.
Coba tambah bawang putih misalnya dari biasanya 1 butir untuk seporsi nasi goreng/sayur jadi 3 butir.
- Olahraga ringan seperti jalan kaki atau lari santai sekitar 40 menit dengan tarikan nafas yang teratur 3x seminggu. Jika bisa berenang, lebih baik lagi karena seluruh tubuh ikut bergerak.
- Untuk herbal alami, coba rebus 7 tangkai daun belimbing wuluh dengan 2 gelas air. Didihkan hingga tinggal segelas air saja. Minum pagi dan sore. Bisa juga rebus daun salam sebagai ganti.
- Rutinlah berbekam berbekam 1 bulan sekali, terutama pada tanggal 15, 17, 19, dan 21 Hijriyah (saat bulan purnama hingga 6 hari sesudahnya). Buat yang belum tahu apa itu bekam, silahkan klik: http://bekamasysyifaholistik.wordpress.com/2010/10/13/serba-serbi-bekamhijamah/
- Rutinlah memeriksa tensi darah anda (yang gampang dengan tensi darah digital buatan Omron) setiap hari.
- Orang kurus juga bisa kena darah tinggi dan kolesterol serta trigliserida tinggi. Meski demikian, jika anda gemuk, cobalah diet dengan puasa senin-kamis. Usahakan berat badan tidak melebihi dari tinggi badan (cm) – 100. Misalnya jika tinggi anda 170 cm, maka berat maksimal: 170-100=70 kg.
Trigliserida adalah lemak. Semua lemak yang kita makan ialah trigliserida. Mereka lalu ditranspor melalui aliran darah untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi tubuh.
Bahan yang satu ini belakangan ramai dibicarakan. Konon, sebagaimana kelebihan kolesterol, yang sejak lama telah diproklamirkan sebagai musuh manusia, warning terhadap trigliserida pun mulai meluncur dari kalangan medis. Sekalipun masih berkelebat banyak kontroversi yang menyangkut bahan ini, makin hari makin terkuak dampak buruknya terhadap kesehatan.
Asam lemak yang membentuk trigliserida dimanfaatkan sebagai sumber energi yang diperlukan oleh otot-otot tubuh untuk bekerja atau disimpan sebagai cadangan energi dalam bentuk lemak. Mirip dengan yang terjadi dengan kelebihan kolesterol atau gula darah, kadar trigliserida yang berlebihan dalam darah dapat melahirkan berbagai problem kesehatan.
Di Amerika Serikat patokan nilai yang digunakan adalah berdasarkan rekomendasi yang berasal dari National Cholesterol Education Program, sebagaimana tersebut di bawah ini:
- Acceptable (dapat diterima) kurang dari 200
- Borderline high (perbatasan tinggi) 200-400
- Tinggi 400-1000
- Sangat tinggi lebih tinggi dari 1000
Pasalnya, ketika partikel kolesterol LDL berada dalam jumlah yang berlebihan, mereka dapat menumpuk di sepanjang dinding pembuluh darah dan menyebabkan timbulnya aterosklerosis, yang membuat diameter pembuluh darah menyempit dan karenanya terganggulah aliran darah. Muaranya pada munculnya penyakit jantung koroner.
Sebaliknya, HDL (high density lipoprotein) yang dikenal dengan kolesterol baik, memiliki kemampuan untuk membersihkan tumpukan lemak yang menempel pada dinding pembuluh darah. Oleh karenanya, kadarnya yang tinggi memiliki efek proteksi bagi jantung.
Trigliserida ditranspor menuju sel oleh dua partikel utama, yaitu VLDL (very low density lipoprotein) yang dibentuk di hati dan kilomikron yang dibuat di usus dari lemak yang baru saja diserap.

0 Responses to “Tips Cara Menurunkan Kadar Trigliserida”

Post a Comment