Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia dan Pentingnya Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia

Organisasi tidak akan melepaskan diri dari pengaruh globalisasi yang melanda dunia dengan semakin pesatnya perkembangan ilmu teknologi. Globalisasi ini menyebabkan kehidupan manusia lebih dinamis dan penuh tantangan, cepat berubah dan bahkan penuh ketidak pastian. Untuk itu diperlukan manusia yang mempunyai pengertian untuk mengerti dan mengatasi situasi, mengantisipasi perkembangan berdasarkan ilmu pengetahuan, mengakomodasi dalam pengertian pengembangan suatu sikap untuk tetap bisa menguasai perubahan dan tidak tenggelam dalam perubahan serta merorientasi sikap dan nilai-nilai budaya yang berkembang demikian cepat sebagai pengaruh globalisasi tersebut ( Makagiansar, 1990:5 ). Dengan kata lain kunci untuk menghadapi era globalisasi tersebut adalah sumber daya manusia yang harus terus ditingkatkan.

Manajemen sumber daya manusia adalah salah satu bidang atau cabang ilmu manajemen, yang khusus memfokuskan peerhatiannya pada salah satu unsur manajemen, yang dalam hal ini selanjutnya disebut pegawai.

Manajemen sumber daya manusia salah satu tugasnya adalah rekruitmen pegawai. Rekruitmen ini di organisasikan, diarahkan dan dikendalikan agar mereka dapat secara efisien dan efektif bekerja pada organisasi atau perusahaan.

Manajemen sumber daya manusia perlu mengetahui pendekatan-pendekatan yang perlu diaplikasikan terhadap pegawai. Disamping itu perlu diadakan analisis jabatan pegawai agar mereka cocok ditempatkan sesuai dengan bakat dan keahliannya.

Setelah pegawai ditempatkan dan bekerja, perlu diadakan penilaian pekerjaanya, apakah sudah tepat penempatanya dijabatanya. Hal ini perlu dinilai secara sistamatis dalam suatu perusahaan.

Pengertian manajemen sumber daya manusia

Setiap organisasi atau perusahaan melakukan kegiatan kepegawaian, apakah itu perusahaan dalam ukuran kecil, sedang, atau besar. Tetapi ada kecendrungan semakin kecil suatu perusahaan, semakin sederhana masalah kespegawaian yang dihadapi.

Manajemen kepegawaian adalah terjemahan dari bahas inggris yang disebut “ personal management”. Yang dianggap sama atau sinonim dengan manajemen kepegawaian adalah man power management, industrial relations, man power marketing, dan labour relations.

Bila diuraikan lebih lanjut, manajemen kepegawaian terdiri dari dua kata, yaitu pegawai dan manajemen. Menurut W.J.S. Poerwadarminta dalam kamus bahasa Indonesia : “ pegawai adalah orang yang bekerja pada pemerintah ( perusahaan dsb). Sedangkan kepegawaian adalah “ sifat-sifat pegawai”, segala sesuatu yang mengenai pegawai”. Kemudian seperti : personalia, karyawan buruh atau pekerja, pada hakikatnya yang dimaksud dengan sebutan-sebutan tersebut adalah sama dengan “pegawai”.

Maka yang dimaksud dengan manajemen sumber daya manusia adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, dan pengadaan sumber daya manusia. Bila dilihat sepintas seolah-olah pengertian manajemen sumber daya manusia itu mirip atau hampir sama dengan “ manajemen” seperti yang telah dijelaskan bahwa manajemen sumber daya manusia adalah salah satu bidang atau cabang manajemen. Hanya perbedaannya; jika manajemen memfokuskan perhatiannya kepada soal-soal manusia dalam hubungan kerja tanpa melupakan faktor-faktor produksi lainnya, maka manajemen sumber daya manusia khusus memfokuskan perhatiannya kepada faktor produksi tenaga kerja (dalam hal ini sebagai pegawai). Walaupun demikian tak dapat diingkari, bahwa manajemen sumber daya manusia pun tak dapat mengabaikan hal-hal yang berhubungan dengan faktor-faktor lainyang mempengaruhi pegawai. Misalnya agar seorang pegawai dapat bekerja dengan rasa senang dan efisien, maka harus diperhatikan lingkungan ditempat kerjanya, mesin-mesin dan alat-alat lain yang dipergunakan dan besarnya gaji pegawai yang diberikan.
Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Manajemen terdiri dari enam unsur (6 M) yaitu: men, money, method, materials, machine, dan market

Unsur manusia (men) berkembang menjadi suatu bidang ilmu manajemen yang disebut manajemen sumber daya manusia yang merupakan terjemahan dari man power manajemen. Manajemen yang mengatur unsur manusia ada yang menyebutnya manajemen kepegawaian atau manajemen personalia. (personal management).

Manajemen sumber daya manusia adalah suatu bidang manajemen yang khusus mempelajari hubugan dan peranan manusia dalam organisasi perusahaan. Unsur manajemen sumber daya manusia adalah manusia yang merupakan tenaga kerja pada perusahaan. Dengan demikian fokus yang dipelajari manajemen sumber daya manusia ini hanyalah masalah yang berhubungan dengan tenaga kerja manusia saja.

Manusia selalu berperan aktif dan dominan dalam setiap kegiatan organisasi, karena manusia menjadi perencana, pelaku dan penentu terwujudnya tujuan organisasi. Tujuan tersebut tidak mungkin terwujud tanpa peran aktif karyawan bagaimanapun canggihnya alat-alat yang dimiliki perusahaan tersebut. Alat-alat canggih yang dimiliki perusahaan tidak ada manfaatnya bagi perusahaan, jika peran aktif karyawannya tidak diikutsertakan. Mangatur karyawan adalah sulit dan kompleks, karena mereka mempunyai pikiran,perasaan, status, keinginan, dan latar belakang yang heterogen yang dibawa keorganisasi sehingga karyawan tidak sepenuhnya diatur dan dikuasai seperti mengatur mesin-mesin, modal, gedung, dan lain-lain tetapi harus diatur oleh teori-teori manajemen yang memfokuskan mengenai pengaturan peranan manusia dalam mewujudkan tujuan yang optimal.

0 Responses to “Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia dan Pentingnya Manajemen Sumber Daya Manusia ”

Post a Comment