Pembelajaran IPA yang efektif di Sekolah Dasar


Pembelajaran IPA yang efektif di Sekolah Dasar
Mengenalkan konsep dasar pada siswa adalah langkah bijak yang harus dilakukan oleh guru. Melalui pemahaman konsep dasar yang kuat, siswa diharapkan mampu keluar dari jebakan cara belajar yang tidak efektif. Tidak terkecuali dengan mata pelajaran IPA.

Menurut buku Kegiatan Belajar Mengajar yang Efektif

(Depdiknas, 2003: 5-6) dalam Mulyana (2008: 22) menyatakan bahwa ”pembelajaran yang efektif secara umum diartikan sebagai Kegiatan Belajar Mengajar yang memberdayakan potensi siswa (peserta didik) serta mengacu pada pencapaian kompetensi individual masing-masing peserta didik”. Keberhasilan pencapaian kompetensi siswa tidak terlepas dari upaya guru dalam menyelenggarakan pembelajaran dan efektivitas dalam kegiatan belajar mengajar.

Adapun syarat-syarat pembelajaran efektif dalam pembelajaran IPA yaitu:

a. Berpijak pada prinsip konstruktivisme.
b. Berpusat pada siswa.
c. Belajar dengan mengalami.
d. Mengembangkan keterampilan sosial, kognitif dan emosional.
e. Mengembangkan keingintahuan, imajinasi dan fitrah ber-Tuhan.
f. Belajar sepanjang hayat.
g. Perpaduan kemandirian dan kerjasama.

Dengan adanya syarat dalam melakukan pembelajaran IPA yang efektif, maka guru dituntut untuk memilih model, metode dan media yang menunjang kegiatan belajar mengajar sehingga keterampilan dan sikap ilmiah siswa serta penguasan dan penerapan konsep dapat dikembangkan dan diimplementasikan secara optimal. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa pembelajaran yang diselenggarakan guru adalah pembelajaran IPA yang efektif.

0 Responses to “Pembelajaran IPA yang efektif di Sekolah Dasar”

Post a Comment