Aspek yang Dipakai Organisasi atau Perusahaan untuk Menilai Prestasi Kerja

Aspek yang Dipakai Organisasi atau Perusahaan untuk Menilai Prestasi Kerja - Unsur prestasi karyawan yang akan dinilai oleh setiap organisasi atau perusahaan tidak selalu sama, tetapi pada dasarnya unsur-unsur yang dinilai mencakup seperti hal-hal di atas.

Sedangkan menurut Ranupandojo (2000:141), pemilihan aspek-aspek yang digunakan dalam penilaian prestasi kerja merupakan hal yang paling sulit dan memerlukan pertimbangan yang mendalam dari pihak manajemen perusahaan. Aspek yang dipilih biasanya berkisar antara 4 sampai dengan 12 aspek. Sebenarnya semakin banyak aspek yang dipertimbangkan semakin teliti penilaian. Tetapi yang penting adalah, apakah aspek-aspek tersebut cukup mewakili persyaratan prestasi kerja yang dinilai.

Berdasarkan kedua pendapat di atas, penulis mengambil kesimpulan dari Ranupandojo (2000:143), yaitu ada empat aspek yang biasa dipakai untuk menilai prestasi kerja yaitu:
  1. Kualitas kerja, indikatornya ketepatan, ketelitian, keterampilan, kebersihan.
  2. Kuantitas kerja, indikatornya output, perlu diperhatikan juga bukan hanya output rutin, tetapi juga seberapa cepat bisa menyelesaikan kerja “ekstra”.
  3. Dapat tidaknya diandalkan, indikatornya mengikuti instruksi, inisiatif, hati-hati, kerajinan.
  4. Sikap, indikatornya sikap terhadap perusahaan karyawan lain dan pekerjaan serta kerja sama.
Jadi, berdasarkan aspek-aspek prestasi kerja di atas sangat penting bagi seorang karyawan agar dapat memiliki prestasi kerja yang baik yaitu kerjasama seperti mampu berinteraksi dan berkomunikasi yang baik dengan para karyawan lainnya, agar dapat menguasai pekerjaan yang diberikan kepadanya, menyusun program apa yang akan dikerjakannya, melaksanakan pekerjaannya dan pada akhirnya akan mampu mencapai prestasi kerja yang baik pula. Dengan demikian kualitas perusahaan yang baik atau sukses akan dapat diraih.

0 Responses to “Aspek yang Dipakai Organisasi atau Perusahaan untuk Menilai Prestasi Kerja”

Post a Comment