Aqidah Islam Sebagai Dasar IPTEK

Aqidah Islam Sebagai Dasar IPTEK

Inilah peran pertama yang dimainkan Islam dalam IPTEK, yaitu aqidah Islam harus dijadikan basis segala konsep dan aplikasi IPTEK. Inilah paradigma Islam sebagaimana yang telah dibawa Rasulullah SAW. Paradigma Islam inilah yang seharusnya diadopsi oleh kaum muslimin saat ini. Bukan paradigma sekuler seperti yang ada sekarang. Diakui atau tidak kini umat Islam telah terjerumus dalam sikap membebek dan mengekor Barat dalam segala-galanya dalam pandangan hidup, gaya hidup, termasuk dalam konsep ilmu pengetahuan.

Bercokolnya paradigma sekuler inilah yang bisa menjelaskan, mengapa didalam sistem pendidikan yang diakui oleh Islam, diajarka sistem ekonomi kapitalis yang pragmatis yang tidak kenal halal-haram. Eksistensi paradigma sekuler ini menjelaskan pula mengapa tetap diajarkan konsep pengetahuan yang bertentangan dengan keyakinan dan keimanan muslim. Misalnya teori Darwin yang dusta dan sekaligus bertolak belakang dengan Aqidah Islam.

Jadi, yang dimaksud menjadikan aqidah Islam sebagai landasan IPTEK bukanlah bahwa konsep IPTEK wajib bersumber kepada Al-Quran dan Al-Hadist, tapi yang dimaksud, bahwa IPTEK wajib berstandar pada Al-Quran dan Hadist. Ringkasnya, Al-Quran dan Al-Hadist adalah standar (miqyas) IPTEK, dan bukanya sumber (mashdar) IPTEK. Artinya apapun konsep IPTEK yang dikembangkan, harus sesuai dengan Al-quran dan Al-Hadist, dan tidak boleh bertentangan dengan Al-Quran dan Al-Hadist itu. Jika suatu konsep IPTEK bertentangan dengan Al-quran dan Al-hadist, maka konsep itu berarti harus ditolak.

0 Responses to “Aqidah Islam Sebagai Dasar IPTEK ”

Post a Comment