Pengertian dan Ciri-ciri E-learning | Teknologi E-Learning

Terminology e-learning cukup banyak dikemukakan dalam berbagai sudut pandang,namun pada dasarnya mengarah pada pengertian yang sama.Huruf e pada e-learning berarti elektronik yang kerap disepadankan dengan kata virtual (maya) atau distance (jarak) dari hal ini kemudian mucul istilah virtual learning (pembelajaran di dunia maya atau distance learning (pembelajaran jarak jauh).
Kelebihan E-learning
  1. E-learning dapat mempersingkat waktu pembelajaran dan membuat biaya studi lebih ekonomis (dalam kasusu tertentu).
  2. E-learning mempermudah interaksi antara peserta didik dnegan bahan atau materi,peserta didik dengan guru maupun sesame [eserta didik.
  3. Peserta didik dapat saling berbagi informasi dan dapat mengakses bahan-bahan belajar setiap saat dan berulang-ulang.
  4. Kehadiran guru tidak mutlak diperlukan.
  5. Guru akan lebih mudah melakukan alternative bahan-bahan belajar.
  6. Siswa dapat belajar atau me-riview bahan ajar setiap saat dan dimana saja kalau diperlukan.
  7. Berubahnya peran siswa dari biasanya pasif menjadi aktif.
  8. Memberikan pengalaman yang menarik dan bermakna bagi siswa.
  9. Dapat memperbaiki tingkat pemahaman dan daya ingat seseorang (retention of information).

B.     Pengembangan “Search Engine” Sistem E-learning
Search engine adalah fasilitas yang akan mengatur dan mengelola berbagai aktivitas yang dilakukan dalam system e-learning.Search engine diciptakan khusus untuk kebutuhan e-learning dibangun dengan melibatkan :
  1. Database
  2. Aplikasi Web Server (HTTP Server)
  3. Pemprograman Web
  4. Password
  5. Antara Muka (interface)
  6. Fasilitas Sistem E-learning
  • Fasilitas Khusus
  • Fasilitas Umum
  • Fasilitas Penunjang
C.    Teknologi E-Learning
Bebrapa produk teknologi e-learning meliputi ;
  1. Audio Conferencing
  2. Video Broadcasting
  3.  Video Conferencing
  4. Jenis Aplikasi E-learning Berbasis Open Source
Jenis aplikasi e-learning antara lain :
a. Moodle
b. Atutor
5.      E-Learning dan Intellegent Tutoring System (ITS)
1.      Situs Pembelajaran
Situs pembelajaran pada internet dapat diakses oleh siswa secara mandiri untuk keperluan pembelajaran karena di dalamnya memuat tujuan pembelajaran,materi pembelajaran,metode pembelajaran,sumber daya web (melalui searching),perpustakaan digital,pengajar,siswa atau informasi lainnya seperti tentang jadwal pembelajaran atau ujian,peta konsep pembelajaran dan lainnya.
2.      Elektronik-Mail (e-mail) atau surat elektronik
Proses pembelajaran dengan memanfaatkan e-mail akan memungkinkan siswa untuk dapat berkomunikasi dan saling mentransfer informasi dengan orang lain diseluruh dunia.
3.      Silabus on-line
Panduan proses pembelajaran antara pengajar dan siswa telah disediakan dalam silabus on-line.
D.    E-Learningdan Belajar jarak Jauh (distance learning)
1.      Pengertian Belajar Jarak Jauh (distance learning)
Distance learning adalah bentuk pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan menggunakan modul yang tercetak yang digunakan untuk korespondensi dan pembelajaran berbasis (TIK) seperti televise,radio dan computer serta internet.
2.      Prinsip Belajar Jarak Jauh
a.       Tujuan yang  jelas
b.      Relevan dengan kebutuhan
c.       Mutu pendidikan
d.      Efisiensi dan efektifitas program
e.       Efektifitas
f.       Pemerataan
g.      Kemandirian
h.      Keterpaduan
i.        Kesinambungan
3.      Krakteristik Belajar Jarak Jauh
a.       Menjangkau semua siswa dimanapun berada
b.      Proses belajar dilakukan secara mandiri
c.       Sumber belajar dikembangkan secara sengaja sesuai kebutuhan
d.      Interaksi pembelajaran bisa dilaksanakan secara langsung dalam suatu pertemuan
e.       Waktu yang digunakan tepat sesuai waktu program yang telah ditentukan
f.       Program disusun disesuaikan dengan jenjang,jenis dan sifat pendidikan
g.      Penilaian dilakukan sendiri (self evaluation)
4.      Prinsip dan Bentuk Program Belajar jarak Jauh (BJJ)
5.      System Komponen Belajar Jarak Jauh
       Komponen system belajar jarak jauh meliputi :
a.       Siswa
b.      Materi pembelajaran
c.       Tempat belajar
d.      System evaluasi
6.      Pendayagunaan Komputer dalam Program BJJ
Komputerisasi program belajar jarak jauh bukan saja menjadi suatu kebutuhan,akan tetapi sekaligus merupakan suatu keharusan,baik dalam administrasi maupun dalam edukasi.Pertimbangannya adalah :
  1.  Data dan informasi tentang siswa dan tutor membutuhkan ketelitian dan ketetapan yang maksimal,agar dapat dikombinasikan dengan waktu yang relative cepat.
  2.  Pelaksanaan kegiatan kurikuler,bimbingan tutorial,kegiatan penilaian,pengadaan dan pemakaian bahan bacaan serta alat bantu dan kegiatan pembelajaran lebih menekankan belajar mandiri,sehingga perlu pendataan dan pengelolaan yang cepat dan akurat.
  3.  Pendayagunaan computer dalam program BJJ salah satu sarana/prasarana ynag penting guna memperlancar system komunikasi informasi.
  4.  Kebutuhan inovasi.
E.     Cara Pembelajaran dengan E-Learning
Yaitu one way communication (komunikasi satu arah) dan two way communication (komunikasi dua arah).Komunikasi atau interaksi antara guru dan murid memang sebaiknya melalui system dua arah.Dalam e-learning,system dua arah ini juga bisa diklasifikasikan menjadi dua yaitu, dilaksanakan melalui cara langsung (synchronous) artinya pada saat guru memberikan pelajaran siswa dapat langsung mendengarkan dan dilaksanakan melalui cara tidak langsung (a-synchronous) misalnya pesan dari guru dahulu sebelum digunakan.
F.     Factor yang Perlu Dipertimbangkan dalam Memanfaatkan E-Learning
1.      Analisis Kebutuhan (Need Analysis)
2.      Rancangan intruksional
3.      Tahap pengembangan
4.      Tahap pelaksanaan
5.      Tahap evaluasi

G.    E-Learning dan Internet dalam Pembelajaran
E-Learning yang lengkap memiliki fasilitas sebagai berikut :
1.      E-lectures
2.      Discussion Forum
3.      Ask an expert
4.      Mentorship
5.      Local Learning Fasilitator or Tutor Support.
6.      Access To Network Resource
7.      Structured Group Activity
8.      Informal Peer Interaction
H.    Landasan Teori Belajar dalam Sistem Pembelajaran E-Learning
1.  Teori Belajar dalam Sistem Pembelajaran E-Learning
a. Psikologi perilaku bahwa belajar merupakan suatu perubahan perilaku yang dapat diamati yang disebabkan oleh rangsangan eksternal dari lingkungan.
b. Psikologi kognitif
Memandang belajar sebagai sebuah proses yang melibatkan penggunaan memori,motivasi,dan berfikir.
c. Psikologi kontruktif
Proses belajar sebagai proses pebelajar menafsirkan informasi dan dunia sekitarnya berdasarkan realitas personal.
2.      Implikasi Teori Belajar Perilaku terhadap E-Learning
Implikasi untuk e-learning antara lain :
  • Pebelajar perlu diberikan secara ekplisit hasil belajar yang menjadi tujuan pembelajaran.
  • Pebelajar perlu di uji untuk menentukan apakah mereka telah mancapai tujuan pembelajaran.
  • Bahan ajar perlu diurutkan sedemikian rupa sehingga memudahkan pebelajar untuk mempelajarinya.
3.      Implikasi Teori Belajar Kognitif terhadap E-Learning
  • Rancangan strategi untuk mrenarik perhatian sehingga pebelajar dapat mempersepsi informasi yang disajikan.
  •  Supaya pebelajar memfokuskan perhatian pada hal-hal yang menjadi tujuan kompetensi pada e-learning.
  • Hubungkan bahan ajar yang merupakan informasi baru bagi pembelajar dengan pengetahuan yang telah dikuasai sebelumnya oleh pembelajar.
  • Informasi perlu dipenggal-penggal untuk memudahkan pemprosesan dalam memori jangka pendek.
  • Untuk memfasilitasi pebelajar memproses informasi secara mendalam.
  •  Supaya pebelajar memproses informasi secara mendalam.
  • Bahan ajar pada e-learning perlu mengakomodasi gaya belajar pebelajar.
  • Informasi perlu disajikan dalam berbagai media untuk mengakomodasi perbedaan individual pebelajar dan memudahkan transfer ke memori jangka panjang.
  •  Motivasi sangat penting dalam belajar.
Implikasi yang dapat diturunkan dari psikologi kognitif terhadap rancangan e-learning ialah sebagai berikut :
  • Belajar sebaiknya merupakan suatu proses yang aktif.
  • Pebelajar difasilitasi untuk mengkontruksi pengetahuan mereka sendiri bukan menerima pengetahuan yang diberikan oleh guru.
  • Pebelajar perlu di dorong untuk belajar kolaboratif dan untuk belajar konstrukftif.
  • Pebelajar perlu diberikan kendali terhadap proses belajar.
  • Pebelajar perlu diberikan kesempatan untuk merefleksikan pengalaman belajarnya.
  •  Belajar perlu dibuat bermakna bagi pebelajar.

0 Responses to “Pengertian dan Ciri-ciri E-learning | Teknologi E-Learning”

Post a Comment